
Surat untuk seorang Ibu guru
di SMA Negeri 2 Bojonegoro
Assalaamu’alaikum Wr. Wb
Yth. Ibu Tutuk Prihastuti … saya mohon maaf karena telah berani menulis surat terbuka kepada Ibu. Semoga Ibu berkenan membacanya dan tidak marah.
Sebelum saya lanjutkan menulis suratnya, akan saya perkenalkan diri saya terlebih dahulu. Saya adalah seorang guru di SMA Negeri 1 Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Barangkali Ibu langsung mengambil peta dan mencari dimana sekolah saya. Memang susah bu dicari, karena saya bertugas di pedalaman yang barangkali belum masuk dalam peta. Tapi percayalah bu,.. bahwa saya dari Indonesia juga. Walaupun dalam peta belum ada, namun jika Ibu mencari di Google Earth dengan kata kunci “Ampah, Indonesia” pasti akan menemukan daerah kecil di tengah hutan, itu pun harus di zoom beberapa kali.
Ibu Tutuk… saya berani menulis surat terbuka ini karena niat baik dan tulus Komunitas Blogger Bojonegoro yang ingin memberikan apresiasi kepada guru bertepatan dengan Hari Guru, 25 November nanti. Saya memilih menulis surat kepada Ibu karena telah memberi inspirasi melalui status yang Ibu tulis di facebook. Dua kalimat yang Ibu tulis itu adalah :
Selamat untuk anakku erwina sawitri yang telah meraih medali emas dalam sea games ke 26 pada cabang panahan. Indonesia bisa…….kamu bisa….Ayo….ayo…..Indonesia bisa…..Smada Bojonegoro ……bisa……….(17 November 2011, 21:46 WIB) 55 suka 37 komentar
Mungkin menurut Ibu, itu adalah kalimat biasa. Namun bagi saya kalimat yang Ibu tulis itu luar biasa. Belum semua guru yang bersedia meluangkan waktu untuk sekedar memuji, memberi apresiasi kepada peserta didiknya. Apalagi pujian itu Ibu tulis sudah hampir pukul 10 malam, tentu untuk ukuran ibu tidak sembarang ibu yang masih yang masih terjaga untuk sekedar memuji anak kesayangannya.
Selain hal itu, kalimat yang Ibu tulis juga saya gunakan untuk membakar semangat anak-anak didik saya. Kebetulan sekolah kami merayakan ulang tahun perak dari tanggal 17 s/d 21 November 2011 dengan mengundang 6 sekolah sahabat untuk pertandingan olahraga. Kalimat yang Ibu tulis memberikan informasi bahwa siswa Ibu masih SMA bisa meraih medali emas pada cabang panahan. Informasi ini saya gunakan untuk membakar semangat mereka agar dalam pertandingan dilaksanakan dengan penuh semangat untuk mengukir prestasi.

Hasil pertandingan ulang tahun sekolah ke-25, sekolah kami menjadi juara umum. Terima kasih Bu,… berkat membaca status facebook Ibu, saya jadi lebih yakin bahwa anak-anak memerlukan dorongan motivasi dari para guru. Bukan hanya menakuti dengan ancaman dan hukuman, namun pujian jauh lebih penting.
Oh.. iya Bu… saya sampai lupa, apakah Ibu dari jurusan Biologi Universitas Airlangga? Kalau iya berarti kita satu almamater. Hanya saja saya jurusan Kimia angkatan ’87.
Akhirnya saya hanya bisa mengucapkan terima kasih telah memberi inspirasi. Semoga Ibu dan keluarga serta seluruh rekan guru di SMADABO selalu sehat dalam lindunganNya. Salam saya untuk Erwina Sawitri dan semua rekan-rekan di Bojonegoro.
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb
Dari saya,
BUDI SANTOSA
itulah kekuatan kata-kata yang positif, menebarkan energi positif dan menghasilkan sesuatu yang positif. salut buat pak budi, dan bu tutuk.
makasih dukungannya
salam balik dari kalimantan tengah
Selamat ya pak budi….sudah berhasil memenangkan lomba menulis surat untuk guruku……….Saya jd terharu pak membacanya……..Sekali lagi…..SELAMAT DAN SUKSES UNTUK PAK BUDI………
terima kasih bu Tutuk , telah memberikan inspirasi bagi kami yang berada di pedalaman kalimantan tengah
Salut-salut-salut……………..
terima kasih seluruh rekan blogger bojonegoro yang telah menggagas acara ini
salam untuk semua guru
Salah-satu langkah yang sangat terpuji dapat ditempuh hingga membangkitkan semangat para pelajar, salut! Semoga yang berkaitan membacanya ya.
saya sangat bangga dengan ide komunitas blogger bojonegoro yang membuat acara ini… makasih kunjungannya
Muga-muga bu Tutuk maos wasiyate mas Budi njur tambah sumangate.
kok sik durung oleh wangsit maning
Hari Gurune wis rampung mas, ayo ganti nyupos maning. 😀
Nek nggonaku, sesuk petugas upacarane guru kabeh mas.
Kuwi motoku kat mbiyen mas. CEPATLAH MEMUJI DARIPADA MEMARAHI. Selamat buwat anyaknya didiknya bu Tutuk
betul betul betul…guru bukan sekedar memarahi dan mengancam tetapi jga memotivasi 😀 semoga semakin banyak guru yang dapat memotivasi murid didiknya
sangat sangat inspiratif, mantap Pak