Seperti janji saya kepada Pak Sunarno, saya akan belajar membuat puisi. Tentu Pak Sawali akan memberi masukan
ASIDIMETRI
Seasam apakah dirimu?
Hingga penolftalein yang telah merasuk tak kunjung memerah
Buret yang menodongmu terus meneteskan titrant
Erlemneyer tak henti bergoyang
Dengan irama yang konstan
Seasam apakah dirimu?
Hingga penolftalein yang telah tertanam di hatimu tak jua kau tunjukkan
Sebentar jingga
Setelah itu pudar lagi
Apakah aku salah takar?
Pipet volum yang kugunakan telah terkalibrasi
Seasam apakah dirimu?
Titik ekivalen yang kutunggu begitu membosankan
Hampir habis basaku
Tetes demi tetes basaku
Ingin menghasilkan garam yang berguna
Seasam apa dirimu,
Aku adalah basa kuat!
Jangan paksa aku mencari asam lain
Untuk menghasilkan garam yang berguna
Seasam apakah dirimu?
Hingga aku harus berkata
Very helpful post! Thank you for sharing it!
Riudd ) site coodfdsl !!!!!! sd