Guru harus berpolitik? Bagaimana nanti kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan? Baiklah, sebelum membahas lebih lanjut, kita simak dulu pengertian politik yang saya kutip dari wikipedia. Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.
Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.
Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain:
- politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles)
- politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara
- politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat
- politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.
Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci, antara lain: kekuasaan politik, legitimasi, sistem politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik. (wikipedia:31-3-2011)
Secara harafiah, poli berarti banyak, adapun TIK adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi. BerpoliTIK dalam kaitannya dengan guru adalah penguasaan berbagai peralatan/perangkat keras dan aplikasi/perangkat lunak yang berkaitan dengan TIK. Dengan sedikit menguasai perangkat keras elektronika-komputer, guru bisa memperbaiki mainboard yang diperkirakan rusak, membuat meja keramik sendiri, mencari posisi satelit, memperbaiki receiver dll .
Kegiatan pembelajaran akan sangat terbantu jika guru memanfaatkan TIK dalam kegiatan pembelajarannya. Siswa juga makin mudah menyerap informasi yang disampaikan. Atmosfer pembelajaran menjadi menarik jika digunakan media yang tepat. Singkat cerita guru berpoliTIK itu perlu!!.
Bagaimana menurut Anda?
Akhirnya ….. saya cuma memandangi foto Pak Budi di atas hahahahaha
Politik pengertian saya (saat ini otak saya lagi kosong referensi) adalah penghimpunan potensi dilevel bawahnya untuk mencapai suatu tujuan. Nah jika guru mau berpoliTIK dalam pengertian Pak Budi bagus banget. Himpun semua potensi yang ada di sekolah (Tidak hanya Tech Infokom saja) baik software (peraturan, konvensi, saran, kritik) maupun hardware (lab, perangkat multimedia, ruangan kelas bahkan lapangan bola sekaligus) gunakan buat mencapai tujuan masing2 person pendidikan. Pertanyaannya adalah …. Kadang guru Kimia menyiapkan praktikum saja malas apalagi menghimpun potensi sekolah kwakakakakak … Pikir sendiri aja dech …..
wah ternyata politik itu sangat penting bagi guru…. ayo berpolitiklah wahai para guru Indonesia
terima kasih, dukungannya
LoL! Ini bagus sekali seandainya masuk media cetak
Ha ha ha …. Sy suka dengan action p Bud di foto itu.
Setuju!! dengan memiliki Kemampuan PoliTIK, kegiatan belajar mengajar pasti akan terbantu, apalagi jika alat2 TIK nya udah pada Hangk.. wah berabe.. kalau ada yang bisa memperbaiki wah, Pasti Lancar deh kegiatan belajar mengajar baik siswa dan guru…
daripada bingung pak, mau nulis apa, ya berpoliTIK saja, kenapa tidak?
Setuju banget. “BerpoliTIK” sebuah idiom baru atas kreasi Pak Bud, yang cukup unik.
Salam kekerabatan.
pertamax 😀
saya juga mau ikutan ber-poliTIK. kalau bisa banyak TIK akan memudahkan.