BARITO TIMUR SIAP MENJADI TUAN RUMAH PERINGATAN HUT PRAMUKA TAHUN 2010 TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH. Demikian bunyi salah satu spanduk yang terpampang pada bumi perkemahan Bangi Wao. Pada tanggal 19 s/d 21 Februari Barito Timur mengadakan Kemah Bhakti SatuanKerja Pemerintah Daerah, yang diikuti seluruh SKPD se-Barito Timur.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk menguji coba sejauhmana kesiapan dan persiapan sarana prasarana yang akan dijadikan kegiatan tingkat provinsi tersebut.
Berdasarkan evaluasi selama kegiatan kemah bakti SKPD ini ada beberapa hal yang perlu dibenahi, agar pada kegiatan nanti dapat berjalan dengan lancar.
1. Sarana Jalan
Tampak pada gambar disamping jalan utama masuk bumi perkemahan sangat tidak layak. Foto ini diambil pagi harinya setelah sore hingga malam hari bumi perkemahan Bangi Wao diguyur hujandengan lebat. Akibat guyuran hujan ini terpaksa kegiatan api unggung ditiadakan.
2. Pendopo/ tempat pertemuan umum
Untuk mengantisipasi hujan dan kegiatan pada siang hari yang memerlukan ruangan, sebaiknya dibangun pendopo dengan kapasitas yang besar. Seandainya pendopo sudah ada, tentu api unggun dapat dilaksanakan dipendopo untuk mengganti api unggung yang seharusnya dilaksanakan dilapangan.
3. Lapangan upacara yang tidak tergenang
Guyuran hujan semalam telah menyebabkan gagalnya
acara api unggun. Selain itu pada pagi hari tidak bisa dilaksanakan senam dan apel pagi dikarenakan lapangan yang masih tergenang oleh air. Untung saja lapangan upacara cukup luas, sehingga kegiatan outbond dapat dilaksanakan, walaupun dengan sedikit memilih-milih lokasi yang tidak tergenang oleh air.
Pada hakikatnya seorang pramuka harus selalu siap dengan kondisi apapun yang terjadi. Namun alangkah baiknya jika kemungkinan- kemungkinan yang akan terjadi dapat diminimalisir, tentu kegiatan akan berjalanlebih lancar.
4. Sarana Air Bersih
Sarana air bersih dan MCK adalah hal yang sangat vital pada kegiatan lapangan seperti pramuka. Gambar disamping tampak mobil tangki yang ditarik oleh traktor. Mobil ini tidak bisa masuk ke lokasi penampungan air. Traktor yang menarik mobil tangki sangat membantu ketersediaan air.
Beberapa peserta mengeluhkan bahwa air tidak bisa mengalir sampai lokasi MCK. Hal ini terjadi karena ada beberapa pipa penghubung yang putus ditengah jalan.
Pada pagi hari ketika hendak mengambil air wudhu, beberapa peserta tampak kesulitan mencari air untuk bersuci. Berarti hal ini juga perlu dipertimbangkan untuk kesiapan nantinya.
4. Sarana Penerangan dan Listrik cukup bagus
5. Kesigapan Sangga Kerja
Hal Yang tidak kalahpentingnya adalah kesigapan sangga kerja dalam membantu setiap kegiatan. Kedepan harus dibentuk sangga kerja yang tangguh dan siap membantu kepanitiaan.
Semoga masukan ini menjadi bahan pertimbangan pihak kwarcanb Bartim danpemerintah daerah. Selamat untuk Bartim yang telah berbenah menjadi bumi MANUWU.
Wah, bgus tuh pak semoga saja Bartim menjadi tuan rumah HUT PRAMUKA tahun ini, dan sarana-sarana pendukungnya secepatnya dibangun
@Pak Yunus: saya pernah mengalami hal yg sama. Kesalahan biasanya ada pada mengisi RSS Feedsnya. Anda harus punya RSSfeeds dulu buat blog anda. Caranya daftar di http://feedburner.com setelah dapat RSSfeed nya maka tinggal diisikan di form commentluv.
Sori pak, komennya nyempal dari tulisan sampean. Pisss!!
saya sudah daftar ke comentluv nya pak tapi saya tetap masih blum muncul,, yek opo iki pak???
🙁
.-= posting terakhir sahabat Yunus Chalim´s ..Macam-Macam Galangan ( Shipyard ) =-.